HM Subchan ZE: Tokoh yang Terlupakan


       Semasa duduk di bangku Sekolah Dasar, saya pernah merasa penasaran dengan sebuah nama, yang menjadi nama jalan di sebelah barat kampung yang saya tinggali.
Ratan kulon (jalan barat) begitulah saya dan teman-teman sebaya saya menyebutnya, jalan ini membentang dari pertigaan Pengkol hingga perempatan Jember. Nama jalan itu adalah jalan HM Subchan ZE.

       Nama HM Subchan ZE membuat saya penasaran karena saya benar-benar tidak tahu siapa sebenarnya Tokoh yang satu ini, dan apa yang membuatnya dijadikan sebagai nama jalan yang selalu saya lewati saat saya berangkat menuju Sekolah Dasar.
Umumnya mereka yang dijadikan nama jalan adalah para pahlawan atau tokoh-tokoh lokal, sedangkan dalam buku PSPB yang saya pelajari semasa Sekolah Dasar, saya tidak pernah menemukan nama HM Subchan ZE.
Saya tidak merasa penasaran dengan nama jalan di ratan kidul (jalan selatan), karena saya tahu benar tokoh yang dijadikan nama jalan sepanjang perempatan Sunggingan hingga pertigaan Pengkol tersebut. Siapa warga Kudus yang tidak menegenal nama Niti Semito, raja Kretek terkenal dari kota Kudus. Namun untuk HM Subchan ZE, saya benar-benar tidak mengetahui siapa sebenarnya tokoh yang satu ini.

       Rasa penasaran yang terpendam begitu lama dan nyaris terlupa itu akhirnya terjawab sekitar empat tahun yang lalu. Secara tidak sengaja saya menemukan sebuah artikel yang membahas nyaris tuntas tentang HM Subchan ZE. Artikel ini saya temukan di web NU Online dan ditulis oleh Zulham Mubarak, Ketua Departemen Advokasi dan Kebijakan Publik PC GP Ansor Kabupaten Malang.

       Jika anda juga ingin tahu tentang siapa HM Subchan ZE, tentang perjalanan hidupnya, tentang kematiannya yang menyisakan misteri, silakan baca saja di link berikut ini: