Dongeng yang Belum Diceritakan

         Belakangan ini saya seringkali mengalami mimpi-mimpi yang luar biasa. Mimpi yang bahkan diri saya sama sekali tidak terlibat di dalamnya. Semacam penggambaran sebuah cerita yang tidak pernah saya baca, dengar atau lihat sebelumnya. Jalan ceritanya bervariasi dan lokasi kejadiannya pun selalu berganti.

         Ada cerita tentang pemuda bernama Ali, yang mendapati seorang Ibu pemilik warung gorengan yang tak bisa lepas dari derita kehilangan anak lelaki satu-satunya. Anak lelaki Ibu ini meninggal pada saat berjaga di Poskamling kampungnya. Sampai berbulan kemudian, hingga kedatangan Ali di warung tersebut, Ibu ini selalu merasa anak lelakinya sedang tertidur di rumah, dan sang Ibu akan selalu marah saat ada orang yang lewat di rumahnya karena takut anak lelakinya akan terbangun dari tidurnya. Ali dengan kecerdikannya yang luar biasa, mampu menyembuhkan Ibu pemilik warung dari derita kehilangan yang berkepanjangan.

         Mimpi yang lain bercerita tentang seorang pemburu muda yang terdampar di sebuah perkampungan di tengah hutan. Penduduk kampung ini meyakini adanya Werewolf yang selalu siap menyerang kampung mereka. Mereka memiliki kepercayaan bila tiap malam purnama, sepasang bocah lelaki dan perempuan terpilih dari kampung mereka harus berjalan di sepanjang tepian sungai yang mengelilingi kampung dengan berpakaian pengantin agar Werewolf tidak berani memasuki kampung mereka. Pemuda pemburu berkenalan dengan bocah lelaki yang selalu berkeliling kampung dengan pakaian pengantin di kala purnama. Awalnya pemuda pemburu disangka sebagai jelmaan Werewolf, namun sang pemuda pemburu akhirnya mampu menghapuskan mitos Werewolf yang telah menghantui kampung dalam beberapa generasi.

         Ah, mimpi-mimpi tersebut benar-benar membikin saya enggan bangun di dunia yang sudah sedemikian blangsak ini.