Sepasang Sandal Jepit di Hari Ulang Tahunmu

Hari kelahiranmu datang juga.
Kali ini jarak yang membentang memisahkan kita.
Kuhanya bisa berkirim suara.
Meski raga memaksa ingin jumpa
Hanya sebaris kalimat selamat yang bisa kubuat.
Hanya sedikit doa yang terucap.
Semoga dirimu selalu bahagia.


Sepasang sandal jepit itu mentertawakanku.
Mereka mempertanyakan hubungan kita.
Apakah bisa kita menjadi satu?
Bisakah kita terus bersama?
Saat kita terpisah ruang waktu.
Kala kita di antara beda.


Sungguh beruntung sandal jepit itu.
Meski berbeda mereka selalu bersama.
Meski lalui lumpur dan debu.
Selaras seirama,
tetap bersama.
Mereka selalu seperti itu.
Hidup sederhana tapi banyak cinta.
Sampai di antara mereka putus satu.
Yang akan mengakhiri kebersamaan mereka


Biarpun kita tak selalu bersama.
Meskipun kita selalu berbeda.
Semoga kita bisa tetap saling menerima.
Segala kekurangan yang ada di kita.
Selaras menghirup udara rindu.
Seirama tiupkan aroma cinta.


My heart shaker...
Happy birthday.



2 komentar:

  1. Met ulang taun mas cuit. . cerpennya bagus bgt.

    BalasHapus
  2. makasih :)
    aciek dah ngumpulin 2 puisi ultah hkhk..
    yup, semoga.

    BalasHapus