Agen Rahasia

Malam itu saya memberikan gambaran kepada Aqila dan Aliqa perihal kegiatan Yuk Main yang akan mereka ikuti untuk pertama kalinya. Saya jelaskan kalau mereka cuma perlu datang, bermain, dan bergembira bersama teman-teman yang lain. Harapan saya mereka bisa segera membaur dengan yang lain, bagaimanapun saya tidak bisa terus bersama mereka karena saya juga diminta buat bantu foto-foto dokumentasi kegiatan Yuk Main.

Aliqa lanjut ngobrol dengan saya, sedangkan Aqila tertidur sambil membawa pertanyaan apakah benar Dinosaurus adalah nenek moyang ayam?

Pertanyaan Aliqa terus berlanjut, hingga dia kembali bertanya tentang pekerjaan saya.

"Berarti pekerjaan Om banyak ya, yang pertama Satpam, kedua tukang foto, ketiga...."

"Eh, eh, bukan begitu Dek." Segera aku memotong pernyataan Aliqa.

"Kok bukan? Yang bener gimana sih Om?"

"Gini lho Dek, pekerjaan Om yang sebenarnya itu rahasia. Kalau Om jadi Satpam, tukang foto, tukang listrik, penjual vcd bajakan, dan yang lainnya itu cuma penyamaran Om saja."

"Halah, jangan main rahasia Om!"

"Hahaha, kamu tak kasih tahu pekerjaanku yang sebenarnya tapi rahasia lho, tidak boleh bilang siapa-siapa?"

"Janji Om, Liqa tidak akan bilang siapa-siapa." Jawab Aliqa dengan wajah berseri.

"Jadi pekerjaan Om yang sebenarnya itu menjadi agen rahasia Dek, makanya Om sering nyamar dan punya banyak pekerjaan. Tugasnya agen rahasia itu menjaga kedamaian di muka bumi."

"Ooo, capek dong Om?"

"Yaa capek Dek, yang paling capek itu ya harus merahasiakan siapa sebenarnya Om ini. Orang lain tidak boleh tahu apa pekerjaan Om."

"Oooo...." Aliqa menjawab pelan dengan mata tertutup, tak lama kemudian dia tertidur menyusul Aqila yang tengah bermimpi makan Dinosaurus crispy.

Untunglah Aliqa percaya kalau saya ini seorang agen rahasia. Kalau sampai Aliqa tahu saya ini Renjer biru, bisa repot saya karena pasti mereka berdua akan minta untuk menunggang Megazord.


1 komentar: