Melawan Hoax

Tak bisa dipungkiri bahwa kebodohan memang cepat menular, apalagi di era yang serba instan dan tergesa seperti sekarang ini. Sebagian orang bahkan memanfaatkan kebodohan yang ada untuk mendapatkan keuntungan dengan menyebar kabar bohong dan fitnah.

Saat ini kabar bohong (hoax) sudah menjadi industri. Setiap hari selalu muncul produk-produk baru untuk disebarluaskan. Kemasannya pun bermacam-macam, yang penting menghasilkan dan mengeruk banyak keuntungan.

Hoax berbingkai kesehatan, agama dan politik laris manis disebarluaskan. Fitnah-fitnah diyakini sebagai kebenaran. Produsen hoax semakin kaya, penyebar hoax tetap dalam kebodohan.

Kalau saja ada yang menulis buku "Tutorial Membuat Hoax yang Baik dan Benar", tentunya buku tersebut akan menjadi best seller. Keuntungan dari industri Hoax sangatlah besar. Karena itulah produsen hoax tak mudah dimusnahkan.

Satu produsen hoax kalian bunuh, akan muncul bedebah-bedebah lain yang menggantikannya. Demikian seterusnya selama kebodohan masih bersimaharajalela.

Lantas apakah kita hanya diam tanpa perlawanan menunggu giliran dimampus kabar bohong dan fitnah yang melanda?

Saya sepenuhnya sadar, hoax tidak akan bisa dilawan dengan hoax. Pun fitnah tidaklah mungkin dikalahkan dengan fitnah. Satu-satunya jalan adalah dengan tidak melakukan hoax dan fitnah serta tidak menjadi bagian dari keduanya.




The Power Of Beras

Senin wingi kancaku isuk-isuk matane ketok ngantuk, awake lemes sajak kekeselen. Tak takoni jare ra turu sewengi, goro-goro sirahe ngelu amergo hapene Polytron Zap 6 Power lagi patang wulanan olehe tuku anyar, dicemplungake bojone nang kolah (bak mandi) urip-urip.
Hapene matek total, barange tak cekel isuk kuwi ijeh kroso anyep lan ono hawane teles. Dekne njur takon ngono kuwi iso garansi gak?
Tak jawab wae ora iso, soale nek kecemplung banyu tetenger banyune mesti malih werna.

Tak saranke ora usah didandakke disik, tak kon gowo mulih wae,  trus hapene lebokake nang pedaringan adah beras njuk diurug beras. Jarke telung dina, trus lagi didudah jajal uripke meneh.

Kancaku setengah ora percoyo mbi omonganku. Tapi malem Selasa akhire hapene jajal dikubur nang pedaringan diurugi beras.

Lha sore iki mau dekne ngirimi aku layang cekak, ngabari yen hapene wes didudah trus gelem urip meneh. 😂😂😂


Sumber gambar: Mediaseluler.com