Dilema Rasa Baru

Ada yang aneh merasuki dadaku.
Rasa yang sama sekali sulit kuungkap.
Entah disebut apa rasa ini.
Aku sendiri tak pernah mengerti.

Hadirmu secara tiba-tiba di dalam mimpiku.
Buatku bertekad untuk menjagamu.
Dan dirimu pun hadir dalam hidupku,
hingga hadirkan rasa yang baru.

Tawamu renggangkan tekanan hidupku.
Manja wajarmu sejuk buai suntuk jiwaku.
Sungguh tak terpikir buatmu terluka,
atau mencoba jatuhkanmu dalam cinta.

Tak cukup keberanianku tuk milikimu.
Hasrat memilikiku telah sirna.
Terpasung erat dan tak mungkin terlepas,
dan aku pun tak ingin ingkari kenyataanku.

Ingin rasanya kuucap i love you.
Tapi akhirnya hanya berimu perih.
Tapi bila aku tidak ucapkan itu.
Sama halnya aku dustakan rasa hati ini.

Dan Sampai Hari Ini

Lembar-lembar almanak telah berganti.
Tanpa terasa masa terus berlalu.
Mengiringi semua cerita di antara kita.
Dan sampai hari ini.

Meskipun jarak di antara kita kian menjauh.
Biarpun dirimu menjadi makin tak tersentuh.
Tetap ada sebait doaku mengiringi jalanmu.
Dan sampai hari ini.

Kini usiamu bertambah lagi.
Sudahkah keinginanmu tercapai?
Terkabulkah permintaan-permintaanmu?
Semoga iya adalah jawabnya.

Dan sampai hari ini.
Aku cuma bisa berdo'a untukmu.
Semoga kebahagiaan senantiasa menaungi hidupmu.
Mulai hari ini...
Hingga nanti...

Selamat ulang tahun...(SB-L.D.H)