Kebijaksanaan Matematika

Teringat sebuah cerita yang pernah saya baca waktu masih SD, mendadak ingin ngepost di sini (hehehe padahal emang lagi mati ide). Kisah ini bercerita tentang tiga bersaudara yang hidup di kota yang berbeda. Berhubung ayah mereka meninggal dunia mereka pun berkumpul di rumah orang tuanya untuk mengurus pemakaman dan lain sebagainya. Dalam surat wasiat yang ditinggalkan ayah mereka tertera jelas bahwa rumah beserta isinya disumbangkan untuk panti asuhan, sedangkan tiga bersaudara ini mendapatkan warisan 19 ekor kambing kesayangan sang ayah. Tiga bersaudara ini sangat menghormati ayahnya sehingga sampai beliau wafat pun mereka bertiga dapat menerima keputusan sang ayah. namun kali ini mereka sangat bingung akan keputusan ayah mereka. Tiga bersaudara ini dapat menerima keputusan sang ayah namun mereka bingung bagaimana untuk melaksanakan wasiat dari sang ayah.


Mengapa wasiat sang ayah membuat mereka bingung? Dalam wasiatnya sang ayah mewariskan 19 ekor kambing untuk mereka bertiga dengan rincian 1/2 bagian untuk anak pertama, 1/4 bagian untuk anak kedua, dan 1/5 bagian untuk anak ketiga. mereka diharuskan membagi 19 bagian kambing tersebut tanpa diperbolehkan untuk memotong atau menjual kambingnya. Hal inilah yang membuat tiga bersaudara ini kebingungan. Bagaimana mungkin membagi 19 ekor kambing tanpa memotong atau menjual kambing tersebut sesuai jatah mereka masing-masing. Tiga hari berlalu tetap saja mereka belum menemukan cara membagi 19 kambing tersebut sesuai wasiat sang ayah. Mereka telah berpikir keras untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi, namun penyelesaian belum mereka dapatkan.

Akhirnya mereka bertiga ke sebuah panti asuhan untuk menyerahkan hasil penjualan rumah beserta isinya sesuai dengan wasiat sang ayah. Kepala panti asuhan ini adalah orang tua yang cerdik dan bijak, setelah berterima kasih atas sumbangan yang telah diterima beliau menanyakan hal apakah yang merisaukan tiga bersaudara ini. Kemudian mereka menceritakan soal wasiat sang ayah yang telah membingungkan mereka. Kepala panti tersenyum, kemudian meminjamkan seekor kambing kepada tiga bersaudara ini sembari berkata "pulanglah dan bawa kambing ini dan bagilah sesuai jatah kalian masing-masing".

Mereka pun pulang dan benar apa yang telah dikatakan kepala panti, setelah mereka mendapat satu ekor kambing ternyata mereka bisa membagi warisan tersebut sesuai dengan wasiat sang ayah. kini mereka memiliki 20 ekor kambing (19+1). Pembagiannya seperti berikut ini:
Anak pertama: 1/2 X (19+1) = 10 ekor kambing
Anak kedua : 1/4 X (19+1) = 5 ekor kambing
Anak ketiga : 1/5 X (19+1) = 4 ekor kambing
---------------------------------------------
Total: 19 ekor kambing


LOh...... bukankah kambing mereka ada 20, trus sisa 1 ekor kambing punya siapa dong???? hehehe tak perlu bingung sisa 1 ekor kambing ya punyanya Bapak kepala panti asuhan yang dipinjamkan kepada tiga bersaudara ini. Akhirnya tiga bersaudara ini bisa melaksanakan wasiat sang ayah dan setelah mengembalikan kambing kepala panti mereka pun kembali ke kota masing-masing.
Seperti itulah terkadang ilmu pengetahuan tak akan bisa menyelesaikan suatu masalah tanpa disertai dengan kebijaksanaan....!