2nd Day

Jam 04.00 aku terbangun, melongok ke luar jendela bus, di luar masih gelap. Satu jam kemudian Sagitaa SMS nanyain aku sudah nyampai mana. Beuh bingung juga jawabnya, hehe gak ngerti di daerah mana sih, kayaknya sih di Karawang mau masuk pintu tol. Kendaraan sudah mulai macet. Sekitar jam enam bus sudah meluncur di atas tol Cikampek, Sagitaa pun sudah bersiap jemput ke Lebak Bulus, jam 7an Sagitaa mengabarkan sudah sampai di terminal Lebak Bulus, tak lama kemudian busku sudah masuk ke dalam terminal. Turun dari bus langsung aku telpon Sagitaa untuk konfirm tempat pertemuan, setelah ngerti tempat yang dimaksud aku langsung ngacir ke toilet untuk cucimuka dan gosok gigi. Berjalan kaki aku menuju gang di sebelah kanan pintu terminal. Dan disana kutemukan Sagitaa nangkring di atas Mio putihnya.


Tanpa basa-basi langsung aku dibonceng menuju arah Depok. Wekz jalanan macet banget, akhirnya aku yang pegang kemudi Mionya. Sambil jalan Sagitaa nunjukin arah menuju Limo (katanya gak lengkap kalo aku ke Depok tanpa ngunjungin Limo) . Nurut saja aku ngikutin arah yang dimaksud. Ternyata aku dibawa ke masjid kubah emas, weh tapi kedatanganku kepagian (jam 8an) padahal area baru dibuka jam 10.00. Istirahat bentar menikmati segelas kopi sambil ngobrol tujuan berikutnya (nyari penginapan). Sagitaa nyaranin aku nunggu sampai area masjid dibuka, tapi aku pikir itu tidak perlu karena sempitnya waktu. Yah cuma photo dengan background masjid kubah emas sudah cukuplah buat aku. Karena bingung nyari penginapan yang murah meriah akhirnya kami sepakat untuk nyari penginapan yang direkomendasikan Achot yakni wisma Uli Artha di jalan raya Jakarta-Bogor.

Setelah satu jam lebih muter-muter Depok (lewat rumah Sagitaa juga tapi gak mampir) nyampe juga di penginapan yang dimaksud. Begitu masuk lokasi, aroma ketidakberesan sudah tercium hehehe, tapi aku mah cuek saja. Setelah melihat-lihat kamar yang tersedia, aku memilih kamar A8. Sagitaa langsung pulang setelah aku masuk kamar, karena musti istirahat dan siap-siap untuk acara kopdaran di Plaza Semanggi. Mandi dulu ah biar seger. Eh selesai mandi ada telpon dari Zoriady yang nanyain keberadaanku (hehe gak pecaya kali Zo kalau aku nyampe di Jakarta). Selesai dengan Zo aku langsung kontak Achot kasih kabar, eh ternyata aku diketawain juga setelah bilang nginep di Uli Artha, Achot nanya aku ditawarin poto-poto cewe gak? (Hahahaha kecurigaanku pada waktu masuk penginapan terbukti). Selesai ngobrol sama Achot aku istirahat sebentar.

Jam 13.00 aku bangun (lho Sagitaa kok belum jemput? Padahal acara di Plaza Semanggi jam 14.00). Sambil nunggu Sagitaa aku menghubungi Bulekirey, lagi-lagi aku diprotes Bule karena nginep di Uli Artha (bule says: 'yah kok nginep disitu mas? Ntu kan tempat begituan!') hehehe namanya saja mau ngirit ah, kalo mau nyari hotel yang bonafid bisa-bisa kagak pulang hkhkhk. Pukul 13.30 sagita datang menjemput. Langsung saja berdua meluncur ke Plangi. Sekitar jam 15.00 tiba di Plaza Semanggi (ngaret 1jam hehehe). Sesampainya di Plaza Semanggi kita nyari tempat ketemuannya, setelah menghubungi Michikun ternyata sudah banyak yang ngumpul di Soho. Muter-muter bentar ketemu deh sama tempat yang dimaksud, di sana sudah ada Winky, Doecati, Bligitha, Michikun , Rinjani, Dodyhuang, Pantsu, dan Doniutar. Tak lama kemudian datang Cantika dan Cocholateflava trus disusul sama Zoriady, Jhadoel. Setelah 3jam lebih bikin kehebohan di Soho (sampai mau rubuh karena hebohnya) mendadak ada ide karaokean di Inul Vista. Setelah menunggu Zibarani yang datangnya paling buncit rombongan pengacau ini langsung meluncur ke Inul Vista (minus Dody yang lanjut kerja dan Wingky yang ada acara lain). Kekacauan terus berlanjut mulai dari salah naek lift, bikin pose narsis di camera cctv, sampai disuruh pindah room sama pegawai Inul Vista gara-gara roomnya overload. Masuk Inul Vista suasana semakin bertambah seru, Cantika bergoyang heboh, Rinjani dengan semangat rockernya, Cocholateflava pun tak mau kalah, Pantsu yang jadi wonderwomen di atas meja (ngakak dah gak bakalan lupa). Setelah Dodyhuang nyusul ke karaokean acara dilanjut dengan game,yang kepilih musti nyanyi & joged di atas meja. Bligitha yang dapat kesempatan tampil petama kali langsung menggebrak dengan Mbah Dukun ditambah goyang patah-patahnya yang membikin hysteria membahana. Ziba yang tampil berikutnya menyayikan lagu sunda dengan goyang jaipongnya. Dodyhuang yang dapat tempat ketiga pun tak mau kalah menampilkan goyang erotisnya. Acara terus berlanjut hingga tak terasa waktu sudah menunjuk pukul 21.00, kami pun sepakat menyudahi acara sampai di sini. Setelah sepakat kalo Semarang adalah tempat pertemuan berikutnya kami pun berpisah untuk kembali ke rumah masing-masing. Ada sedikit berita duka di saat kita berpisah, Bligitha dapat kabar kalau adiknya mengalami kecelakaan dan dirawat di RS (semoga cepat sembuh yak buat adiknya Bligitha).

Aku dan Sagitaa tidak langsung pulang, kami nyari makan dulu di Sarinah, hehe dasar aku memang dudul salah ambil jalan melulu jadi muter-muter nggak nyampai-nyampai (navigatornya juga sudah kecapekan dan ngantuk sih). Sampai di Sarinah sudah hampir jam 23.00 setelah makan di Mc D dengan nafsu makan seadanya (capek euy)


Kami langsung pulang menuju Depok. Aku anterin Sagitaa sampai dekat rumahnya, selanjutnya aku naik angkot menuju simpangan Depok (ternyata sampai tengah malam masih banyak angkot bekeliaran). Sampai simpangan aku ganti angkot menuju Uli Artha. Pukul 00.30 aku masuk ke penginapan. 
Setelah minta kunci di resepsionis dan beli air mineral, langsung saja bersih-bersih dan bersiap tidur. Waduh baru tidur sebentar sudah kebangun gara-gara gigitan nyamuk. Onlen di reporo sebentar tapi mata sudah tak tahan, mau beli anti nyamuk tapi males ke luar, akhirnya dipaksain saja tidur dengan kaki dan tangan gatal-gatal.

0 coretan kamu:

Posting Komentar