Arti Sebuah Motivasi

Ada sebuah cerita yang berkisah tentang saudagar kaya yang sedang mengadakan pesta besar-besaran. Seluruh warga diundang ke acara tersebut tanpa terkecuali. Hidangan yang tersaji sangat lengkap dan menggugah selera,dan tak ketinggalan acara hiburan dengan diisi oleh artis-artis ibukota.

Di tengah-tengah lokasi pesta terdapat sebuah kolam yang telah diisi dengan berbagai macam ular berbisa dan buaya-buaya rawa yang kelaparan.
Saudagar kaya raya ini akan mengadakan sayembara untuk para tamunya yang hadir di acara tersebut.

Barangsiapa yang mampu melewati kolam tersebut dengan selamat maka untuknya disediakan 3 pilihan hadiah;
1. Akan dinikahkan dengan anaknya yang cantik jelita bak Madonna pulang dari salon.
2. Diberi 100 hektar ladang kelapa sawit yang siap panen.
3. Atau hadiah berupa uang tunai 100 juta plus perhiasan.
Sungguh merupakan pilihan hadiah yang menarik buat pengunjung pesta tersebut.

Belum selesai sang saudagar menyelesaikan kata-kata sambutannya, mendadak dari arah kolam ada yang nyebur ke dalamnya. Diikuti dengan gerakan renang yang sigap melintasi kolam tersebut tanpa menghiraukan ular berbisa dan buaya yang ada di dalamnya. Akhirnya dia berhasil melintasinya dengan selamat meski sekujur tubuhnya penuh luka.

Seluruh hadirin terpana menyaksikan antusiasme yang baru saja ditampilkan oleh pemuda berusia 28 tahun tersebut.
Sang saudagar kaya dan keluarganya pun tertarik dengan keberanian pemuda itu.
Sang saudagar kemudian menghampiri pemuda tersebut,dan menanyakan hadiah apa yang akan dipilih pemuda itu.
Sambil terengah-engah pemuda itu menggelengkan kepala. Dengan penasaran tuan rumah bertanya ''lalu apa yang anda cari??''
Si pemuda menjawab dengan mantap ''Saya hanya ingin tahu siapa yang mendorong saya kedalam kolam tadi?''
------------------------------------------



Terkadang di dalam melakukan aktivitas sehari-hari kita membutuhkan dorongan (motivasi) yang kuat untuk membuat kita lebih berani bertindak.

Terkadang kita langsung menjawab ''tidak bisa'' padahal belum mencoba, malah kadang tidak bersedia sekalipun sudah diberikan peralatan yang memadai.

Di sinilah perlunya dorongan/motivasi dari orang lain.
Pada kenyataannya banyak individu yang tidak produktif tanpa ditakut-takuti terlebih dahulu. Contohnya buruh-buruh yang musti selalu diawasi baru dapat bekerja secara maksimal. Hal ini sama saja dengan mematikan kreativitas dan daya saing seseorang, sehingga ia tak ubahnya seperti robot.
Sebaliknya ada buruh yang bisa bekerja sendiri tanpa harus diawasi secara ketat. Yang demikian telah merasakan proses pemberdayaan yang tinggi dalam unit kerjanya.

Adapun dorongan atau motivasi bisa dilakukan melalui beberapa cara:


Fear Motivation
Merupakan dorongan yang sifatnya menakut-nakuti. Biasanya adalah pemberian sanksi bila tidak melakukan hal yang sebagaimana mestinya.


Inspiring Motivation
Dorongan yang sifatnya inspiratif, biasanya dilakukan dengan memberikan arahan-arahan dan keteladanan/contoh perbuatan yang jelas.

Meskipun para ahli mengatakan inspiring motivation adalah yang efektif tapi hal ini bisa berbeda penerapannya terhadap tiap-tiap individu, tergantung karakteristik masing-masing serta kondisi pekerjaan yang dilakukan.

Arti mendasar dari dorongan adalah keberanian untuk bertindak. Dorongan-dorongan yang ada dalam diri untuk berkarya akan mewarnai sejauh mana tingkat profesionalisme seseorang. Seperti kata Bp. Parlindungan Marpaung dalam bukunya yang berjudul Setengah Isi Setengah Kosong ''seorang profesional tidak hanya tahu dan ahli terhadap sesuatu, melainkan juga seseorang yang dapat melakukan pekerjaan terbaiknya saat dia merasa tidak ingin melakukannya.''