Capung Byru Itu


Capung Byru Itu..

Terbang melayang rendah.
Berputar-putar sendirian tanpa kawan.
Di siang panas,
membakar hati penuh rindu.

Capung itu bisikiku.
"Ingin kuarungi angkasa,
kutaklukan semesta,
kugapai nirwana,
dan kucium matahari senja."

Dengan dingin kutatap capung itu.
Lirih pelan kuberujar.
"Bangun capung cantikku,
ingatlah sayap-sayap kacamu yang rapuh.
Tak tahan panas,
tak tahan hujan.
Angin 'kan hempaskan tubuh kurusmu,
debu 'kan halangi matamu yang semu."

Capung byru itu tersenyum padaku.
"Akan kucoba.
Biar remuk sayapku,
hancur tubuh dan buta mataku.
Tetap kucoba,
sendiri..."

Aku pun mengangguk lirih.
"Semoga berhasil."
Ucap hatiku.